Rabu, 17 September 2014

Penyakit Maag

Maag atau Gastritis

Dalam dunia keksehatan, maag atau gastritis dikenal sebagai penyakit lambung atau dyspepsia. Sebagai organ cerna, lambung berfungsi untuk menyimpan makanan, dan mencerna kembali makanan menjadi partikel yang lebih kecil untuk diteruskan ke duodenum/duodenal.
Maag atau gastritis adalah kumpulan gejala yang dirasakan sebagai nyeri terutama di ulu hati, orang yang terserang penyakit ini biasanya sering mual, muntah, rasa penuh dan rasa tidak nyaman.
 
Beberapa hal yang berpengaruh pada timbulnya penyakit maag atau gastritis, antara lain :
  • Pengeluaran asam lambung yang berlebihan
  • Infeksi helicobacter pylori (sejenis bakteri yang hidup di dalam lambung, dalam jumlah kecil) ketika asam lambung yang dihasilkan lebih banyak kemudian pertahanan dinding lambung menjadi lemah, bakteri ini bisa bertambah banyak jumlahnya, apalagi disertai kebersihan makanan yang kurang.
  • Gangguan gerakan saluran cerna
  • Stres psikologis
Maag atau gastritis ada yang sifatnya organik dan fungsional. Namun disarankan agar semua penderita penyakit ini sebaiknya melakukan pemeriksaan tuntas. Pemeriksaan yang paling dipilih untuk melakukan pengecekan adalah dengan endoskopi yaitu memasukkanalat melalui mulut, sehingga bisa melihat kerongkongan, lambung, sampai usus 12 jari secara langsung.
Maag atau gastritis organik misalnya, terjadi pada tukak lambung, tukak usus 12 jari, atau ada tumor, dan polip atau hemangioma. Pada penderita maag atau gastritis fungsional, sebetulnya tidak ada kelainan. Kalaupun ada kelainan hanya gambaran suatu gastrotis/ gambaran radang pada mukosa lambung.

Pencegahan yang dapat dilakukan untuk maag atau gastritis ini adalah gaya hidup yang dianjurkan untuk mengelola dan mencegah timbulnya gangguan pada lambung antara lain :
  • Atur pola makan
  • Olahraga teratur
  • Hindari makanan berlemak tinggi yang menghambat pengosongan isi lambung (cokelat, keju, dan lain-lain).
  • Hindari mengonsumsi makanan yang menimbulkan gas di lambung (kol, kubis, kentang, melon, semangka dan lain-lain)
  • Hindari mengonsumsi makanan yang terlalu pedas.
  • Hindari minuman dengan kadar caffein, alkohol, dan kurangi rokok.
  • Hindari obat yang mengiritasi dinding lambung
  • Kelola stres psikis seefisien mungkin

Penyakit Maag Kronis

 

Penyakit maag merupakan gangguan kesehatan terkait dengan proses pencernaan, tepatnya usus besar. Perut besar bisa mengalami kerusakan karena proses peremasan yang terjadi terus menerus selam hidup. Selain itu, perut besar bisa mengalami kerusakan jika sering kosong karena perut besar meremas hingga dinding-dinding perut besar lecet atau luka.
Penyakit maag kronis (bersifat menahun), sekalipun sering terasa sangat sakit namun tidak akut. Penyakit maag sering dialami orang-orang karier (sibuk) karena mereka sering lupa makan.

Dampak dari penyakit maag antara lain :
  • Hepatitis A
  • Daya tahan sangat rendah
  • Sembelit, pendarahan
  • Mudah masuk angin
Pencegahan penyakit maag adalah sebagai berikut :
  • Makan teratur, dan menyadari bahwa makan sebaiknya bukan hanya karena lapar, melainkan sudah waktunya makan
  • Hindari makanan yang sifatnya merangsang
  • Menyadari bahwa makan akan menghasilkan energi dan daya tahan tubuh
  • Hindari minum es
  • Hindari makan makanan instan
  • Olahraga teratur, supaya ada rangsangan lapar dan haus.
Gejala-gejala maag adalah sebagaimana dibawah ini :
  • Sering keluar angin dari perut lewat dubur
  • Sering keluar keringat dingin
  • Setelah makan, masih terasa lapar
  • Susah tidur (gelisah)
  • Selera makan hilang
Penanggulangan penyakit maag adalah:
  • Menyadarkan pasien tentang sebab-akibat penyakit maag
  • Makan bubur halus yang terbuat dari singkong parut dengan teratur sebanyak 3×1 hari
  • Makan pisang ambon
  • Perut jangan sampai kosong supaya jangan sampai lecet dinding perut besarnya
Pola hidup dan pola makan yang tidak teratur bisa menjadi penyebab penyakit maag. kronis. Dengan demikian, penyembuhan penyakit maag bisa dilakukan dengan menerapkan pola makan dan pola hidup yang sehat. Sementara itu, obat-obatan yang banyak beredar di pasaran hanya berfungsi membantu proses penyembuhan dan mengurangi rasa nyeri pada penyakit maag.


Itu adalah artikel tentang penyakit maag. berbahaya kan? maka dari itu, kalian harus jaga baik kesehatan supaya nggak terkena penyakit maag seperti di atas. apalagi kalau udah kronis, bener-bener harus dijaga kesehatannya. jangan sampai telat makan. pola makan harus selalu diatur yaaa ^_^
Semoga bermanfaat :*
Lebih baik mencegah daripada mengobati :)))
 

Sumber : http://penyakitmaag.net/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar